Banyuwangi
Warga Desa Bomo Banyuwangi Dikagetkan Mayat Mengapung di Aliran Sungai

Memontum Banyuwangi – Warga sekitar Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, dikagetkan dengan ditemukannya sesosok mayat berjenis kelamin perempuan, Selasa (18/01/2022) pagi. Saat ditemukan, posisi mayat tengah mengapung di Sungai Bomo.
Bahkan, foto dan video penemuan mayat ini, viral di media sosial WhatsApp. Tampak sosok perempuan dengan posisi telungkup dengan komisi baju tersingkap hingga menutup bagian kepala, seolah-olah telanjang dan mengapung di aliran Sungai Bomo. Warga setempat menduga, jika mayat tanpa identitas tersebut sudah meninggal dunia beberapa hari lalu, dikarenakan tubuhnya yang sudah membengkak.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Nasrun Pasaribu, melalui Kapolsek Rogojampi, Kompol Sudarsono, membenarkan penemuan mayat berjenis kelamin wanita tersebut. Bahkan dari penemuan itu, Polsek Rogojampi sudah berhasil mengidentifikasi korban.
“Benar. Korban sudah kami evakuasi dan diduga perempuan itu berinisial R, berumur sekitar 60 tahun warga Desa Bangorejo, Kecamatan Srono,” kata Kompol Sudarsono.
Baca juga
- Pemkab Banyuwangi Bersama Forkopimda Deklarasikan SPMB 2026/2027 Bersih dan Transparan
- Bupati Ipuk Lepas Keberangkatan CJH Banyuwangi ke Tanah Suci
- Dinkes Banyuwangi Imbau Masyarakat Waspadai Penyebaran Hantavirus
- KPK Lakukan Monev di Desa Percontohan Antikorupsi Sukojati Banyuwangi
- Libur Panjang 1 hingga 3 Mei, Destinasi Wisata di Banyuwangi Diserbu Wisatawan
Ditambahkan Kapolsek, diduga korban meninggal sudah tiga hari lalu dikarenakan tenggelam kemudian hanyut di aliran sungai tersebut. Selain itu informasi sementara yang diperoleh, korban diinformasikan juga memiliki riwayat sakit pikun. “Pihak keluarga korban menginformasikan jika korban sudah tiga hari menghilang,” jelasnya.
Kapolsek Rogojampi mengungkapkan, atas penemuan jenazah ini, pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas dan menolak untuk dilakukan otopsi, serta meminta langsung dimakamkan. “Keluarga korban menolak di otopsi dan sudah membuat surat pernyataan. Kami sudah mengevakuasi korban ke rumah duka untuk dimakamkan,” paparnya. (aar/gie)

Hukum & Kriminal6 tahunPemuda Pengangguran di Banyuwangi Cabuli Bocah Usia 7 Tahun
Berita6 tahunViral, Pasar Genteng 2 Banyuwangi Usir Gepeng
Berita6 tahunGabungan LSM se-Banyuwangi Dukung Polresta Usut Pemukulan Dokter Jaga RSUD Blambangan
Hukum & Kriminal6 tahunKorsleting, Honda Freed Isi Puluhan Juta Terbakar, Sopir Selamat
Berita6 tahunRSUD Genteng Makamkan Pasien PDP Covid-19
Hukum & Kriminal6 tahunBoboho Pembunuh Rosidah, Polisi ‘Mumet’ 3 Hari Mencari, Ngaku Enak Makan dan Tidur
Banyuwangi10 bulanRatusan WBP Lapas Banyuwangi Terima Remisi, 13 WBP Langsung Bebas
Hukum & Kriminal6 tahunSuami Istri Sindikat Curanmor Disergap Polresta Banyuwangi

















