KREATIF MASYARAKAT

Desa Bomo Banyuwangi Dapat 6 Titik Proyek Infrastruktur Pemprov Jatim

Diterbitkan

-

Desa Bomo Banyuwangi Dapat 6 Titik Proyek Infrastruktur Pemprov Jatim

Banyuwangi Memontum – Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari sangat bersuka cita, Pasalnya ditengah pandemi Covid-19, mendapat bantuan 6 titik proyek Kelompok Masyarakat (Pokmas) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur sebesar Rp 1,2 miliar, yang diperuntukkan buat pembangunan infrastruktur di desa tersebut.

Kepala Desa (Kades) Bomo, Ir Moh Sutikno menjelaskan bantuan dari Pemprov Jatim untuk pembangunan perbaikan sarana jalan desa berupa hot mix dan pavingisasi. Untuk pembangunan infrastruktur ini pihaknya milibatkan tiga pilar, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat.

Jalan Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari saat melaksanakan perbaikan jalan desa dan Pavingisasi di 6 titik yang ada di Desa Bomo. (ant)

Jalan Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari saat melaksanakan perbaikan jalan desa dan Pavingisasi di 6 titik yang ada di Desa Bomo. (ant)

“Pembangunan jalan desa dan pavingisasi ini untuk mensejahterakan masyarakat Desa Bomo. Dengan pembangunan jalan ini diharapkan roda perekonomian di Desa Bomo bisa berjalan dengan baik, dan masyarakatnya bisa sejahtera,” ujar Kades Bomo, Moh. Sutikno kepada Memontum, Sabtu (18/7/2020) siang.

Setiap titik kata Moh Sutikno dianggarkan biaya pembangunan sebesar Rp 200 juta. Pembangunan infrastruktur (perbaikan jalan desa dan pavingisasi) sangat diharapkan masyarakat desa Bomo.

“Saya sebagai Kepala Pemerintahan Desa Bomo, bertanggung jawab untuk meningkatkan dan mensejahterakan masyarakat, serta penanggulangan kemiskinan melalui kebutuhan dasar, dengan melakukan pembangunan sarana dan prasarana Desa, tujuan saya adalah untuk memberikan kemudahan pada seluruh warga masyarakat dalam beraktifitas, dan bertransportasi,” katanya.

Advertisement

Lanjut Kades Bimo, 6 titik proyek pokmas dari Pemprov Jatim, dengan rincian 2 titik proyek Aspal Hotmix, sedang yang 4 titik proyek pavingisasi. Dari 6 titik tersebut tiap titik berjarak 262 Meter, baik yang berupa proyek Aspal ataupun paving.

“Sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dari Provinsi telah menganggarkan dana sebesar Rp 200 juta pada tiap titik, jadi ya tinggal di kalikan kalau kita mendapatkan 6 titik berarti dana total yang kita terima dari Provinsi sebesar Rp 1,2 miliar,” jelasnya.

Lebih lanjut Moh Sutikno menghimbau kepada seluruh masyarakat desa Bomo hendaknya turut menjaga dan merawat proyek bantuan dari Pemprov Jatim. Selain itu, perbaikan jalan desa dan pavingisasi ini menjadi impian seluruh masyarakat desa Bomo.

“Alhamdulillah jerih payah, rasa capek yang kita lakukan sudan terbayar. Musthil Desa itu bisa maju dan berkembang kalau sarana dan prasarana yang ada di Desanya tidak memadahi. Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat desa Bomo agar menjaga dan merawat proyek infrastruktur dari Pemprov Jatim ini, agar aktivitas masyarakat desa bisa berjalan dengan baik, dan tidak ada kendala, sehingga masyarakat desa Bomo bisa sejahtera,” pungkasnya. (ant/oso)

Advertisement

 

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Trending

Lewat ke baris perkakas