Banyuwangi
Pemkab Banyuwangi Percepat Pembangunan TPS3R Karetan

Memontum Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus mempercepat pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) di Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi. Saat ini, progres dari konstruksi TPS berkapasitas 160 ton perhari itu, telah mencapai 40,95 persen dan ditargetkan beroperasi September 2026.
“Progres konstruksi sudah mencapai 40,95 persen dan akan terus dikebut. Targetnya, September sudah bisa beroperasi,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Selasa (10/03/2026) tadi.
Perlu diketahui, pembangunan fasilitas pengolahan sampah ini merupakan bagian dari Program Banyuwangi Hijau, hasil kolaborasi korporasi Borealis, Austria lewat Project STOP. Pembangunan fasilitas tersebut, sebagai upaya mengendalikan sampah, khususnya plastik, dengan memilah dan selanjutnya mengolahnya.
TPS yang dibangun di atas lahan seluas 4,8 hektar di Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, itu nantinya akan menjangkau 38 desa di 6 kecamatan. Yakni Bangorejo, Cluring, Pesanggaran, Purwoharjo, Siliragung dan Tegaldlimo.
Baca juga :
Bahkan, proses ini dapat dikembangkan ke 5 kecamatan lain di sekitarnya. “TPS ini memiliki kapasitas mengolah sampah hingga 160 ton perhari. Atau diperkirakan, mampu memproses sampah yang dihasilkan oleh 362 ribu populasi atau setara 100 ribu rumah tangga per harinya,” jelas Bupati Ipuk.
Dirinya berharap, kehadiran TPS ini bisa menjadi solusi masalah persampahan, sekaligus menjadi stimulus penggerak ekonomi warga di sekitar lokasi. “Memiliki kapasitas yang besar, artinya TPS ini bisa menyerap banyak tenaga kerja. Sehingga warga bisa ikut mendapatkan manfaat dari kehadirannya,” ujarnya.
Sementara itu, Waste Operation Lead Banyuwangi Hijau, Yudi Wahyudi, menjelaskan bahwa pembangunan konstruksi TPS3R Karetan diperkirakan bakal rampung pada September 2026. “Proses cut and fill sudah selesai. Saat ini kita tengah fokus pada pembangunan area bangunan hanggar, kantor dan workshop. Target penyelesaiannya, minggu kedua September 2026. Sehingga, pekan berikutnya sudah bisa diserahkan ke Pemda agar secepatnya beroperasi,” ujar Yudi.
Dirinya juga menyebut, TPS3R Karetan bakal dilengkapi berbagai fasilitas yang bisa memudahkan proses pemilahan sampah daur ulang, sampah organik, hingga residu yang akan ditangani lebih lanjut di luar lokasi TPS3R. Selain TPS3R Karetan, nantinya juga dibangun 2 Stasiun Peralihan Antara (SPA) di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi dan Desa Setail, Kecamatan Genteng.
Pembangunan fasilitas SPA ini, ujarnya, merupakan pengembangan fase 3 dari Program Banyuwangi Hijau, dengan dukungan dari Clean Rivers, organisasi nirlaba global yang berbasis di Uni Emirat Arab. Masing-masing SPA tersebut akan dibangun dengan kapasitas 50 ton sampah perhari. (kom/bwi/gie)

Hukum & Kriminal6 tahunPemuda Pengangguran di Banyuwangi Cabuli Bocah Usia 7 Tahun
Berita6 tahunViral, Pasar Genteng 2 Banyuwangi Usir Gepeng
Berita6 tahunGabungan LSM se-Banyuwangi Dukung Polresta Usut Pemukulan Dokter Jaga RSUD Blambangan
Hukum & Kriminal6 tahunKorsleting, Honda Freed Isi Puluhan Juta Terbakar, Sopir Selamat
Berita6 tahunRSUD Genteng Makamkan Pasien PDP Covid-19
Hukum & Kriminal6 tahunBoboho Pembunuh Rosidah, Polisi ‘Mumet’ 3 Hari Mencari, Ngaku Enak Makan dan Tidur
Banyuwangi10 bulanRatusan WBP Lapas Banyuwangi Terima Remisi, 13 WBP Langsung Bebas
Hukum & Kriminal6 tahunSuami Istri Sindikat Curanmor Disergap Polresta Banyuwangi

















