Connect with us

Berita

Gratis? Pelanggan Listrik 450 VA di Banyuwangi Tetap Bayar

Diterbitkan

||

Pemberitahuan Tagihan Rekening Listrik dari PLN. (repro)
Pemberitahuan Tagihan Rekening Listrik dari PLN. (repro)

Memontum Banyuwangi – Kebijakan Pemerintah pemberian tarif gratis selama 3 bulan bagi pelanggan PLN kapasitas 450 VA, yang berlaku mulai bulan April – Juni, demi membantu rakyatnya karena dampak virus corona-19, ternyata tidak berlaku secara menyeluruh.

Seperti yang telah dialami Purwati (54) warga Dusun Sumberjati RT 001 RW 004, Desa Dasri, Kecamatan Tegal Sari, pelanggan PLN 450 VA mengaku sangat kecewa. Padahal sesuai anjuran pemerintah bagi pelanggan 450 VA digratiskan selama 3 bulan. Namun justru dirinya mendapat tagihan listrik untuk bulan Maret dan April.

Purwati saat ditemui memontum.com. (ant)

Purwati saat ditemui memontum.com. (ant)

“Apanya yang gratis Mas, ini lo buktinya listrik saya yang 450 VA masih tetap disuruh bayar oleh PLN, ini buktinya,” keluh Purwati sembari menyerahkan bukti teguran tunggakan listrik kepada Memontum.com.

Purwati mengaku diancam jika tunggakan listrik tidak segera dibayar akan dilakukan pemutusan sementara.

“Setelah mendapat tagihan itu, saya langsung mbayar mas. Takut diputus listrik saya,” ujarnya.

Saat itu, lanjut Purwati ketika petugas PLN menagih tagihan listrik, dirinya sempat menanyakan kepada petugas PLN terkait tagihan bulan April yang belum dilalui harus disuruh bayar juga.

“Saya ditagih untuk tagihan listrik bulan Maret-April sebesar Rp 116.672,- lho kok aneh, bulan April saya disuruh bayar, kan belum waktunya bayar. Padahal sudah sangat jelas anjuran pemerintah, bagi pelanggan PLN 450 VA digratiskan. Tapi saya kok tetep ditagih,” bebernya.

“Memang, walau saya pelanggan PLN 450 VA tapi tidak bersubsidi,” imbuhnya.

Sementara petugas jaga pembayaran rekening listrik online beralamat di jalan Diponegoro, Dusun Lidah, Kecamatan Gambiran menjelaskan, listrik gratis untuk pelanggan 450 untuk yang bersubsidi atau golongan R1. Selain golongan R1 diharuskan membayar.

“Bagi pelanggan berkode B1 dan S1 ya tetap mbayar mas karena tidak bersubsidi, walau sama-sama 450,” jelasnya. (Ant/oso)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Trending