Connect with us

Pemerintahan

Bupati Anas : Jangan Pilih Cabup Yang Suka Memfitnah Orang

Diterbitkan

||

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas didampingi direktur PTPN XII Muhammad Holidi melihat produksi kopi PTPN XII Malangsari, Jumat (13/12/2019) Siang. (tut)
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas didampingi direktur PTPN XII Muhammad Holidi melihat produksi kopi PTPN XII Malangsari, Jumat (13/12/2019) Siang. (tut)

Memontum Banyuwangi – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang bakal digelar tahun 2020 sudah mulai menghangat. Bukan saja ramai di Media Sosial (Medsos) saja, namun bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, mengajak masyarakat Banyuwangi agar tidak memilih Calon Bupati (Cabup) yang suka menjelek-jelekkan (memfitnah) orang.

Ajakan tersebut disampaikan bupati Anas dalam sambutannya di acara pelepasan ekspor perdana kopi Robusta, bertempat di Perkebunan PTPN XII Malangsari, Jum’at (13/12/2019) siang.

Menurut bupati Anas, Pilkada saat ini sangat berbeda jauh dengan Pilkada 10 tahun lalu. Jika Pilkada yang isinya memfitnah orang. Apalagi saat ini sudah jamannya media digital, online atau media elektronik.

“Kalau kedepan, program-program dan kolaborasi yang sudah berjalan ini tidak dijalankan, niscaya tidak ada orang yang akan menoleh ke Banyuwangi lagi,” ungkap bupati Anas.

Bupati Anas tidak menginginkan nasib kabupaten Banyuwangi sama dengan Kabupaten Bangka, yang saat ini sudah diambang kehancuran. Padahal, dulunya kabupaten ini sangat maju, banyak hotel berbintang berdiri namun saat ini sudah tidak beroperasi karena tingkat okupansi (hunian) nya rendah.

“Sekarang ini, di kabupaten Bangka (bukan Bangka Belitung) hotel berbintang sudah banyak yang tutup. Kolam renang isinya bukan orang berenag. Tapi berisi sampah-sampah plastik dan kotoran. Kalau hotel tersebut dioperasikan akan merugi karena tingkat okupansi-nya sangat rendah,” kata bupati Anas.

Kepada masyarakat Banyuwangi bupati Anas berharap agar memilih orang yang mensupport program-program yang sudah berjalan ini. Jika ada Cabup yang mensupport program-program ini, dirinya siap dan turut mensuportnya.

“Jangan pilih orang yang bisanya menjelek-jelekkan orang. Pilihlah orang yang benar, dan mau membangun Banyuwangi lebih baik lagi,” pinta Anas kepada masyarakat Banyuwangi yang hadir di acara tersebut.

Bupati Anas mengungkapkan, saat ini banyak kepala-kepala daerah datang ke Banyuwangi untuk belajar. Dan hampir setiap hari kedatangan tamu untuk meniru keberhasilan kabupaten Banyuwangi. Jika kedepan Banyuwangi dipimpin oleh orang yang bisanya menjelek-jelekkan orang, nasib kabupaten Banyuwangi tidak ubahnya kabupaten Bangka.

“Kepada tokoh ulama, tokoh masyarakat dan masyarakat Banyuwangi mari kita pilih bupati yang meneruskan program-program yang sudah ada, agar Banyuwangi tambah maju,” ujar Anas.

Dalam acara ekspor perdana kopi Robusta tersebut, selain dihadiri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, juga dihadiri direktur PTPN XII Muhammad Holidi, Kepala Dinas Pertanian Arif Setiawan, Muspika Kecamatan Kalibaru dan Kecamatan Glenmore, serta manager perkebunan PTPN XII se-kabupaten Banyuwangi dan Jember. (tut/oso)

 

Pemerintahan

Sosialisasi Tol Probowangi Seksi 3 Kepada 4 Desa Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi

Diterbitkan

||

Sosialisasi tol Probowangi Seksi 3 di Kecamatan Wongsorejo yang dihadiri empat Desa, Muspika Wongsorejo, dan Masyarakat Wongsorejo, bertempat di aula Kecamatan Wongsorejo, Kamis (16/01/2020). (kur)
Sosialisasi tol Probowangi Seksi 3 di Kecamatan Wongsorejo yang dihadiri empat Desa, Muspika Wongsorejo, dan Masyarakat Wongsorejo, bertempat di aula Kecamatan Wongsorejo, Kamis (16/01/2020). (kur)

Memontum Banyuwangi – Pejabat Pembuat Keputusan (PPK) jalan Tol Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan sosialisasi kepada 4 Desa di lingkungan Kecamatan Wongsorejo yakni Desa Bengkak, Desa Alasbuluh, Desa Wongsorejo, dan Bangsring, bertempat di aula Kecamatan Wongsorejo, Kamis (16/01/2020) siang.

Selain mengundang empat Desa, dalam acara sosialisasi tersebut juga dihadiri Muspika dan masyarakat yang terdampak jalan tol Probowangi.

PPK Tol Probowangi Kementerian PUPR, Priyadi menjelaskan sosialisasi pembangunan tol Probowangi seksi 3 sepanjang 32 kilometer dilakukan secara bertahap. Dalam sosialisasi ini pihaknya juga mengundang hadir masyarakat yang terdampak tol Probowangi.

“Untuk Probowangi seksi 3 panjangnya 32 kilometer. Bagian ini akan melintasi dua kecamatan diantaranya Kecamatan Wongsorejo dan Kecamatan Kalipuro,” ujar Priyadi.

Priyadi menghimbau kepada masyarakat yang lahannya terkena proyek tol Probowangi, hendaknya segera melengkapi berkas-berkasnya.

“Untuk berkas segera dilengkapi. Semua berkas harus dilegalisasi. Untuk dokumen kependudukan KTP harus yang e-KTP,” himbau Priyadi kepada warga.

Sementara Camat Wongsorejo, Dra. Sulistyowati berharap kepada tim proyek Probowangi bertindak dengan bijaksana. Dan masyarakat yang lahannya terkena proyek tersebut jangan sampai dirugikan dan jangan ada komplain masalah ini.

“Saya mohon kepada tim proyek Probowangi agar warga yang mempunyai lahan jangan dirugikan. Dan terkait pembebasan lahan ini jangan sampai ada komplain dari masyarakat Wongsorejo,” pinta Camat Wongsorejo. (kur/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Acara Muskab – Askab Banyuwangi, Kapolresta Banyuwangi Ajak Waspadai Bencana

Diterbitkan

||

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin saat memberi sambutan kepada peserta Muskab-Askab, bertempat di Hotel El Royal, Rabu (08/01/2020) siang. (ras)
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin saat memberi sambutan kepada peserta Muskab-Askab, bertempat di Hotel El Royal, Rabu (08/01/2020) siang. (ras)

Memontum Banyuwangi – Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin berpesan kepada peserta Musyawarah Kabupaten Asosiasi Kepala Desa Banyuwangi (Muskab – Askab) agar turut serta membantu ketertiban dan mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, bertempat di Hotel El Royal, Rabu (08/01/2020) siang.

“Saya pesan, agar Kades mampu menjaga kondusifitas Banyuwangi, agar perekonomian Banyuwangi yang sudah baik ini tetap terjaga. Sehingga masyarakat bisa menjalankan rutinitasnya dengan baik,” pinta Kombespol Arman Asmara Syarifuddin.

Selain itu, kepada 128 Kades yang mengikuti Muskab-Askab, di era revolusi 4.0 ini, agar Kades mensuport masyarakat dalam mengurus perizinan, seperti himbauan bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

“Pelayanan terpadu di Banyuwangi sudah baik, maka dari itu, Kades harus mensupport masyarakat dalam mengurus perijinan,” ujarnya.

Lebih lanjut orang nomor satu di jajaran Polresta Banyuwangi menghimbau kepada Kades yang mengikuti Muskab- Askab agar lebih waspada.

Menurutnya pada bulan Januari ini akan terjadi cuaca yang sangat ekstrim, seperti hujan yang sangat deras, adanya puting beliung. Himbauan dari BMKG ini harus menjadi antisipasi Kepala Desa dalam menjaga wilayahnya.

“Sesuai himbauan yang dikeluarkan BMKG pada bulan Januari-Februari teejadi cuaca ekstrem. Maka dari itu Kades harus berhati-hati, dan mengantisipasi adanya bencana alam, serta harus bekerja sama dengan BPBD Banyuwangi,” katanya.

Masih menurut Kombespol Arman Asmara agar masyarakat desa sejahtera hendaknya Kades bekerja sama dengan Forkopimda sesuai dengan program Pemerintah Kabupaten saat ini untuk memajukan wisata dan investasi.

Di samping itu, Kapolresta Banyuwangi berpesan agar dalam Muskab-Askab ini berjalan dengan baik dan tidak terjadi kericuhan.

“Saya berharap dalam Muskab-Askab ini berlangsung kondusif, tidak ada kericuhan, dan berjalan dengan baik, aman serta damai,” pungkas Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin. (ras/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

KPU Banyuwangi Buka Pendaftaran Tenaga Teknis

Diterbitkan

||

Memontum Banyuwangi – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPU) Banyuwangi membuka penerimaan tenaga tehnis/tenaga pendukung pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi tahun anggaran 2020 menurut pengumuman Nomor O5/SDM.02.1-Pu/3510/Sek-Kab/I/2020 pendaftaran ini dibuka mulai tanggal 3 Januari sampai tanggal 7 januari 2020.

Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyuwangi Nomor 320/HK.03.1-Kpt/3510/KPU-Kab/XII/2019 Perubahan tentang atas Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyuwangi Nomor 298/HK.03.1-Kpt/3510/KPU-Kab/IX/2019 tentang Pedoman Teknis Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi Tahun 2020;

Ketua KPU Kabupaten Banyuwangi, Dwi Anggraeni mengatakan, pembukaan pendaftaran penerimaan tenaga tehnis memberikan kesempatan kepada Putra Putri terbaik untuk menjadi Tenaga Teknis/ Tenaga Pendukung dalam pelaksanaan Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi Tahun 2020, dengan persyaratan dan kualifikas, Persyaratan ;

1. Pria/Wanita, minimal berusia 20 Tahun;
2. WNI ( berdomisili di wilayah Kabupaten Banyuwangi);
3. Minimal berijazah SMA/ sederajat;
4. Menandatangani Surat Pernyataan yang terdiri dari:
a) Tidak menjadi anggota Partai Politik sekurang-kurangnya 5 Tahun;
b) Bersedia bekerja penuh waktu dan bekerja di hari libur/tanggal merah /libur nasional;
c) Tidak sedang terikat kontrak kerja dengan instansi manapun;
d) Tidak sedang menjalani Pendidikan pada jenjang apapun;
e) Tidak menuntut lebih dari hak-hak yang terdapat pada kontrak kerja; Tidak menuntut untuk perpanjangan kontrak;
g) Tidak terikat perkawinan dengan Anggota KPU Kabupaten Banyuwangi dan staf Sekretariat KPU Kabupaten Banyuwangi. Kualifikasi:

1. Menguasai Microsoft Office (Word, Excel, dan Power Point)
2. Diutamakan mampu mengoprasikan Corel Draw/ Photo Shop;
3. Diutamakan menguasai Jurnalistik.

Prosedur Pendaftaran Dokumen Pendaftaran terdiri dari:

A.

1. Surat Lamaran ditulis tangan dan ditanda tangani di atas materai 6.000 ditujukan kepada Sekretaris KPU Kabupaten Banyuwangi;
2. Surat Pernyataan untuk persyaratan dengan format terlampir;
3. Daftar Riwayat Hidup/ Curriculum Vitae Lengkap;
4. Fotocopy ljazah dilegalisir;
5. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP);
6. Pas Photo ukuran 4×6 terbaru 3 lembar;
7. Surat Keterangan schat dari Puskesmas/ dokter Pemerintah apabila sudah diterima menjadi tenaga pendukung;
8. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), apabila sudah diterima menjadi tenaga pendukung. Dokumen sebagaimana dimaksud dalam huruf A, dibuat rangkap 2

B, (dua) dimasukkan dalam amplop tertutup dan diberi nama pelamar dan dikirim langsung ke Kantor KPU Kabupaten Banyuwangi jalan KH. Agus Salim No.07 Banyuwangi, pada hari kerja ( Pukul : 08.00 – 16.00 WIB );

C. Jumlah Tenaga Pendukung yang dibutuhkan oleh KPU Kabupaten
Banyuwangi sebanyak 10 (sepuluh) orang.

“Pendaftaran tenaga tehnis KPU Banyuwangi ini, dibuka mulai tanggal 3 Januari hingga 7 Januari 2020,” kata ketua KPU Banyuwangi, Dwi Anggraeni. (ras/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Trending